Muhammad Abdullah Azzam
01 Agustus 2018•Update: 01 Agustus 2018
Narges Rezai, Mustafa Melih Ahıshalı
ISTANBUL
Anggota Komisi Anggaran Parlemen Iran, Jihanbahsh Muhibbiniya, mengatakan bahwa ekonomi negaranya berada di ambang keruntuhan.
"Perekonomian Iran bangkrut. Tolong buka mata Anda, kami menuntut pemerintahan Presiden Hassan Rouhani karena dia tidak memprioritaskan masalah ini ke agenda parlemen," ujar Muhibbiniya dalam pidatonya di parlemen.
Kantor Berita Buruh Iran, ILNA, melaporkan bahwa dalam pidato tersebut Muhibbiniya menyinggung soal nilai tukar dolar yang melambung tinggi hingga 11 ribu tumen di pasar bebas.
Muhibbiniya mengatakan, masalah ekonomi seperti pengangguran, mahalnya biaya hidup serta masalah lingkungan dan kesehatan di Iran semakin memburuk.
Muhibbiniya mengimbau agar pemerintah membuka telinga kepada rakyat yang tengah berhadapan dengan masalah itu.