Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan mendukung Palestina merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat manusia, terutama dunia Islam, dan Turkiye akan terus membela perjuangan Palestina di setiap platform13 Agustus 2026
Presiden Erdogan mengatakan visi Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah tidak terbatas pada Turkiye, Arab Saudi dan Pakistan serta berharap seluruh negara di kawasan pada akhirnya dapat bergabung dalam kerangka tersebut13 Agustus 2026
Erdogan pertama kali terpilih sebagai Presiden Turkiye dengan 51,79 persen suara pada 2014 dan kemudian kembali memenangkan pemilu pada 2018 serta putaran kedua pemilihan presiden pada 202310 Agustus 2026
Bandara Sabiha Gokcen di Istanbul mencatat hari tersibuk sepanjang sejarahnya pada 9 Agustus dengan melayani 179.789 penumpang melalui 935 penerbangan, melampaui rekor sebelumnya yang baru tercatat sepekan sebelumnya10 Agustus 2026
Konten khusus Pakta Pertahanan Bersama Mekkah ditampilkan melalui layar digital dan pertunjukan visual di sejumlah ikon Ankara dan Istanbul10 Agustus 2026
Bagi Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan, tujuan utama bertindak bersama adalah memperbanyak pilihan strategis, mengurangi kerentanan, dan memperluas ruang gerak kebijakan luar negeri10 Agustus 2026
Presiden Erdogan menegaskan Pakta Makkah yang ditandatangani bersama Arab Saudi dan Pakistan tidak ditujukan kepada negara mana pun serta terbuka bagi negara-negara sahabat yang ingin mewujudkan perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas di kawasan08 Agustus 2026
Wapres Turkiye menegaskan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah tidak ditujukan kepada negara mana pun dan menyatakan kemitraan regional semacam itu dapat menjadi fondasi bagi terciptanya tatanan global yang lebih adil di masa depan08 Agustus 2026
Menlu Turkiye menegaskan Pakta Makkah adalah aliansi pertahanan yang tidak ditujukan kepada negara mana pun, memiliki prinsip pertahanan kolektif yang setara dengan Pasal 5 NATO dan akan berkembang dengan bergabungnya lebih banyak negara di kawasan08 Agustus 2026