Muhammad Abdullah Azzam
11 November 2019•Update: 12 November 2019
Ömer Koparan
TAL ABYAD/RASULAYN
Sebanyak 198 pasukan Tentara Nasional Suriah (SNA) tewas selama upaya melawan terorisme di kawasan Operasi Mata Air Perdamaian, Suriah utara.
Pasukan SNA yang masih melanjutkan kegiatan pencariannya di sekitar Tal Abyad dan Rasulayn kerap menjadi sasaran serangan organisasi teroris YPG/PKK dan bom rakitan di wilayah tersebut.
Tentara Nasional Suriah berpartisipasi dalam operasi anti-teror Turki sejak Operasi Mata Air Perdamaian diluncurkan pada 9 Oktober lalu.
Juru bicara pasukan SNA Yusuf Hammoud mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pihaknya masih terus berjuang melawan upaya penyusupan dan serangan YPG/PKK yang tak menepati kesepakatan yang dicapai antara Rusia dan Turki di Sochi.
"YPG/PKK masih menyerang warga sipil dan pasukan kami di daerah yang sudah diselamatkan dari kelompok teroris tersebut," ungkap Hammoud menambahkan pihaknya tidak akan berkompromi dengan para teroris.
Jumlah prajurit SNA yang gugur di Suriah utara meningkat menjadi 198 orang sejak 9 Oktober lalu.
Sementara itu, setidaknya 643 tentara SNA lainnya menderita luka-luka akibat berbagai serangan dan bentrokan.
Di sisi lain, ratusan teroris telah dilumpuhkan oleh pasukan SNA dalam berbagai pertempuran di Suriah utara.