Muhammad Abdullah Azzam
13 Juni 2018•Update: 13 Juni 2018
Emel Öz Gözellik
ANKARA
Dua polisi tewas dan 11 tentara terluka dalam serangan yang dilancarkan oleh para pemberontak di wilayah Jammu Kashmir, India, Selasa.
Media lokal melaporkan bahwa serangan kelompok pemberontak ke pos polisi militer di daerah Pulwama menewaskan dua polisi dan melukai 11 tentara.
Selain itu, 10 tentara terluka dalam serangan bom tangan ke sebuah pos pengawasan militer di kota Anantnag.
Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas ditempati Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan dalam beberapa bagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil wilayah Kashmir juga dipegang oleh Tiongkok.
Kedua negara telah tiga kali berperang - pada tahun 1948, 1965 dan 1971 - sejak mereka dipartisi pada tahun 1947, dua di antaranya memperebutkan Kashmir.
Begitupun di gletser Siachen, Kashmir utara, pasukan India dan Pakistan telah berperang beberapa kali sejak tahun 1984. Gencatan senjata mulai berlaku pada tahun 2003 lalu.
Beberapa kelompok Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan kekuasaan India untuk kemerdekaan atau untuk bersatu dengan negara tetangga Pakistan.
Dari peperangan tersebut, beberapa organisasi hak asasi manusia, mengatakan ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik sejak tahun 1989 silam.