Lokman Ilhan
02 Mei 2018•Update: 02 Mei 2018
Lokman Ilhan
BOGOTA
Dua tentara tewas dan satu tentara lainnya terluka dalam serangan bom yang dilakukan oleh mantan militan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang tak menerima kesepakatan perdamaian di Kolombia, Selasa.
Menurut laporan media setempat, terjadi sebuah serangan bom terhadap tentara yang sedang melakukan pencarian di daerah pedesaan daerah San Jose del Guaviare.
Para mantan militan FARC diketahui kerap melakukan serangan di wilayah Guaviare.
FARC telah terdaftar sebagai kelompok teroris sejak 2012, kecuali pada September 2016, ketika FARC dihapus sementara dari daftar.
Pada 24 November 2016, pemerintah Kolombia menandatangani kesepakatan damai dengan kelompok gerilyawan bersenjata terbesar di negara itu, yang menandai berakhirnya perang sipil yang telah berlangsung selama 52 tahun.
Setelah konflik selama puluhan tahun yang menewaskan lebih dari 260.000 jiwa dan mengungsikan 7 juta jiwa, akhirnya pada Juni lalu, FARC melucuti senjata mereka.