Muhammad Abdullah Azzam
27 Juni 2018•Update: 28 Juni 2018
Zeynep Tüfekçi
TRIPOLI
Libya menyelematkan lebih dari 200 migran gelap di perairan kota Karaboli, Libya.
Menurut pernyataan tertulis dari pemerintah Rekonsiliasi Nasional, Libya telah menyelamatkan 200 migran gelap di jarak 25 mil dari kota Karaboli.
Dalam pernyataan tersebut, para migran yang berhasil diselamatkan merupakan warga negara Afrika.
Menurut pernyataan dari Angkatan Laut Libya pada Kamis kemarin, tentara Libya berhasil menyelamatkan ratusan imigran di perairan kota Karaboli.
Sebagian dari migran yang melintasi Gurun Sahara dan menyeberangi Laut Mediterania untuk menuju Eropa kerap jatuh ke tangan pedagang manusia atau human trafficking dan sebagian dari mereka juga tewas tenggelam di laut.
Dalam sebuah pernyataan dari Ketua Dewan Presiden Pemerintah Rekonsiliasi Nasional Fayez al Sarraj pada bulan November lalu, jumlah migran ilegal di Libya telah mencapai lebih dari setengah juta orang.
Menurut sumber resmi lokal dan internasional, migran asing di Libya berasal dari 24 negara. Sebesar 95 persen dari mereka adalah warga Afrika yang berusaha mencapai Eropa melalui Laut Mediterania.
Bulan lalu, lembaga migrasi PBB mengatakan bahwa sejauh ini 655 migran dan pengungsi yang berusaha mencapai Eropa telah meninggal di laut Mediterania tahun ini.