Muhammad Abdullah Azzam
24 September 2020•Update: 25 September 2020
ANKARA
Empat tentara bayaran dari kelompok militer swasta asal Rusia, Wagner Group, tewas setelah sebuah helikopter yang membawa amunisi jatuh di Libya tengah, ungkap tentara Libya pada Rabu.
"Sebuah helikopter yang membawa tentara bayaran dan amunisi Rusia jatuh di daerah Sukna, kota Al-Jufrah," kata juru bicara militer Libya Abd al-Hadi Dara kepada Anadolu Agency.
"Menurut informasi awal, helikopter itu meledak dan menewaskan empat tentara bayaran Wagner Rusia," sebut dia.
Al-Hadi melanjutkan bahwa helikopter tersebut sedang menuju salah satu ladang minyak yang digunakan oleh tentara bayaran itu sebagai wilayah operasi.
Panglima perang timur Khalifa Haftar menggunakan tentara bayaran dari beberapa negara dalam kegiatan militernya yang merusak stabilitas di Libya dan mengontrol ladang minyak, terutama tentara bayaran dari kelompok Wagner.