Syed Zafar Mahdi
16 Oktober 2022•Update: 18 Oktober 2022
TEHERAN, Iran
Sedikitnya empat tahanan tewas dan 61 lainnya terluka dalam bentrokan dan penembakan di Penjara Evin yang memiliki sistem keamanan tinggi di Teheran, Iran, kata pengadilan negara itu pada Minggu.
Kematian terjadi karena para tahanan "menghirup asap" akibat kebakaran pada Sabtu malam, kata pernyataan itu, menambahkan bahwa para korban adalah narapidana pencurian.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 21.10 waktu setempat, ketika video yang beredar online menunjukkan gumpalan asap membubung dari penjara kemudian diikuti oleh suara ledakan dan tembakan.
Kantor berita pemerintah IRNA awalnya melaporkan kejadian bentrokan antara narapidana dan staf di penjara, setelah itu mereka menambahkan bahwa beberapa tahanan membakar gudang pakaian. Menurut sebuah laporan, korban pada Sabtu malam hanya 8 orang yang mengalami luka-luka.
Beberapa media lokal mengatakan bahwa para narapidana, sebagian besar dengan tuduhan kejahatan finansial, membakar tempat kursus menjahit di penjara setelah pertengkaran dengan staf.
Pada hari Minggu, laporan yang saling bertentangan muncul tentang insiden tersebut, yang mana Kantor Berita semi-resmi Fars mengatakan beberapa tahanan mencoba melarikan diri dan secara tidak sengaja menginjak ranjau di perbukitan utara penjara, yang menyebabkan ledakan keras.
Upaya melarikan diri terjadi setelah bentrokan antara dua kelompok tahanan dan aksi pembakaran di gudang pakaian di dalam penjara, kata laporan itu.
Menurut laporan lain, keluarga para tahanan berkumpul di luar penjara dengan keamanan tinggi pada Minggu untuk melakukan protes atas insiden tersebut.
Penjara Evin adalah pusat penahanan terbesar di ibu kota Iran yang menampung ribuan tahanan, termasuk banyak yang ditangkap dalam aksi protes baru-baru ini atas kematian seorang wanita Iran dalam tahanan polisi.