Muhammad Abdullah Azzam
11 Maret 2019•Update: 11 Maret 2019
Mustafa Melih Ahıshalı
ISTANBUL
Lima orang tewas setelah mengkonsumsi minuman keras palsu di kota Bukan, provinsi Azerbaijan Barat, Iran.
Kantor berita resmi Iran, IRNA mengutip pernyataan Direktur Layanan Kesehatan di Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Azerbaijan Barat, Ali Shark bahwa setidaknya 35 orang di provinsi itu teracuni oleh minuman keras palsu, lima orang di antaranya telah meninggal.
Sebanyak 22 orang di kota Bukan, 11 orang di Urumiyah dan dua lainnya di kota Piranshehir dirujuk ke rumah sakit karena keracunan minuman keras palsu. Empat orang di antaranya berada dalam kondisi kritis.
Sekitar 100 orang tewas akibat keracunan minuman keras palsu selama 6 bulan terakhir di Iran.
Penjualan dan konsumsi minuman beralkohol dilarang untuk warga Muslim di Iran.
Menurut hukum Iran, mereka yang memproduksi, membeli atau menjual minuman beralkohol dapat dijatuhi hukuman penjara dan atau hukuman cambuk.