Laith Joneidi
05 Juni 2018•Update: 05 Juni 2018
Laith Joneidi
AMMAN
Setidaknya 60 orang, termasuk warga asing, telah ditahan selama unjuk rasa di Yordania.
"Kami telah menahan 60 orang, termasuk warga asing, karena telah menyabotase dan menyerang pasukan keamanan," kata Mayor Jenderal Fadel al-Hamoud saat konferensi pers di Amman, Senin.
Kepala kepolisian itu namun tidak menyebutkan warga berkewarganegaraan mana saja yang ditahan.
Al-Hamoud mengatakan, sebanyak 42 personel keamanan terluka akibat unjuk rasa yang berlangsung selama beberapa hari karena memprotes kebijakan ekonomi pemerintah.
Menurut dia, kekacauan tersebut tidak berarti bahwa "negara ini lemah, melainkan negara telah memilih kebijakan yang memicu protes".
"Setiap upaya menembus sistem keamanan akan berakhir dengan kegagalan," ujar al-Hamoud.
Yordania telah didera aksi protes dalam beberapa hari terakhir setelah pemerintah menyetujui rancangan undang-undang reformasi pajak pendapatan dan kenaikan harga.
Pemerintah baru-baru ini telah menaikkan harga listrik - yang naik untuk kelima kalinya tahun ini - dan harga BBM bersubsidi hingga 5,5 persen.