Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Agustus 2019•Update: 28 Agustus 2019
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Presiden Afrika Selatan pada Selasa meminta para pemimpin negara ekonomi maju dunia untuk bermitra dengan benua Afrika dalam mengurangi dampak perubahan iklim serta memilih Afrika sebagai tujuan investasi dan mitra dagang.
"Presiden [Cyril Ramaphosa] menyoroti peluang potensial yang muncul untuk benua Afrika dan mitra global Kawasan Perdagangan Bebas Benua Afrika yang akan menciptakan area perdagangan bebas tunggal terbesar di dunia dengan pasar 1,2 miliar orang," kata kantor kepresidenan Ramaphosa dalam sebuah pernyataan.
Ramaphosa juga mendesak mitranya dari Afrika dan para pemimpin G7 untuk mendukung intervensi guna membungkam konflik bersenjata di Afrika, benua yang masih dilanda perang saudara di sejumlah negara.
“Presiden Ramaphosa juga menyatakan komitmen Afrika Selatan untuk mitigasi perubahan iklim, serta transisi yang adil dari bahan bakar fosil ke bentuk energi terbarukan yang akan melindungi pekerjaan dan mata pencaharian dan memberi masyarakat akses yang adil dan terjangkau ke berbagai alternatif energi yang muncul,” kata pernyataan itu.
Selama kunjungan kerja dua hari pada 25-26 Agustus, Ramaphosa melakukan dialog bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Presiden Chili Sebastian Pinera dan mantan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte.
Dia juga berpidato di berbagai forum pada KTT G7 dan berpartisipasi dalam acara makan siang yang mempertemukan Ketua Uni Afrika Presiden Abdel Fattah el-Sisi dari Mesir, Presiden Paul Kagame dari Rwanda, Presiden Macky Sell dari Senegal dan Presiden Roch Marc Christian Kaboré dari Burkina Faso .
Ramaphosa menggunakan kesempatan itu untuk mengajak mitra global menjadikan Afrika Selatan sebagai tujuan investasi dan mitra dagang.
Afrika Selatan menghadiri KTT G7 atas undangan Prancis, yang juga mengundang beberapa negara lain di benua itu dan perwakilan kunci masyarakat sipil.
Fokus untuk KTT tahun ini adalah pengurangan ketidaksetaraan yang berlaku di seluruh dunia.
G7 adalah forum tujuh negara dengan ekonomi dan industri paling maju di dunia, yang beranggotakan Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, AS dan Kanada.
Para pemimpin negara-negara G7 bertemu setiap tahun untuk membahas masalah ekonomi, politik, sosial dan keamanan global.