Hassan Isilow
12 Oktober 2017•Update: 12 Oktober 2017
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Badai yang menghantam wilayah pesisir Afrika Selatan, Provinsi KwaZulu-Natal, pada Selasa, telah menewaskan sedikitnya delapan jiwa.
Lennox Mabaso, juru bicara Departemen Provinsi Pemerintahan Kooperatif dan Urusan Tradisional, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa jumlah korban kemungkinan akan terus bertambah.
Departemen Kesehatan Provinsi mengatakan dua pasien yang tengah dirawat di sebuah rumah sakit daerah tewas tertimpa bangunan.
Selain itu, seorang anak dilaporkan hilang terbawa arus banjir dan seorang pria tewas setelah dua kontainer jatuh menimpa mobilnya.
Foto-foto kendaraan yang terendam banjir dan pohon tumbang tersebar luas di media sosial.
Menurut Badan Klimatologi Afrika Selatan, badai saat itu menerjang dengan kecepatan 70km/jam.
Pelabuhan Durban yang selalu ramai kini ditutup. Media lokal Enca mengatakan layanan kereta api akan berhenti beroperasi selama lima hari ke depan. Akibat badai tersebut beberapa sekolah di provinsi itu juga dilaporkan mengalami kerusakan berat.