Muhammad Abdullah Azzam
01 April 2021•Update: 01 April 2021
Gozde Bayar
ANKARA
Badan pengawas obat-obatan Uni Eropa (UE) pada Rabu mengatakan bahwa mereka tidak menemukan faktor risiko spesifik, termasuk faktor usia, dari vaksin Covid-19 AstraZeneca, tapi badan itu juga mencatat mereka sedang melakukan analisis lebih lanjut.
"Saat ini tinjauan tersebut belum mengidentifikasi faktor risiko tertentu, seperti usia, jenis kelamin atau riwayat medis gangguan pembekuan darah yang terjadi sebelumnya untuk kejadian yang sangat langka ini," kata European Medicines Agency (EMA) dalam sebuah pernyataan.
Korelasi dengan vaksin tidak terbukti, tetapi itu mungkin terjadi dan analisis lebih lanjut terus dilakukan, tambah pernyataan dari EMA.
Badan tersebut mendesak orang-orang yang divaksinasi untuk menyadari kemungkinan kecil dari jenis kejadian pembekuan darah yang sangat langka ini.
"EMA terus bekerja dengan otoritas nasional di negara anggota UE untuk memastikan bahwa kasus dugaan pembekuan darah yang tidak biasa dilaporkan," tambah mereka.
Pada 18 Maret, EMA mengatakan manfaat vaksin AstraZeneca dalam memerangi Covid-19 lebih besar daripada risiko efek sampingnya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan mereka yakin manfaat vaksin AstraZeneca "lebih besar daripada risikonya" dan merekomendasikan agar vaksinasi terus berlanjut sementara evaluasi keamanan terus dilakukan.