Muhammad Abdullah Azzam
18 Januari 2018•Update: 18 Januari 2018
Eshat Fırat,Hacer Başer
QALQILYA , Palestina
Puluhan orang terluka dalam bentrokan antara warga Palestina dengan tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki, Rabu waktu setempat.
Warga Palestina mengadakan aksi protes atas perlakukan semena-mena pemukim Yahudi di desa Izun, kota Qalqilya, Tepi Barat.
Menurut pernyataan tertulis Bulan Sabit Merah Palestina, tentara Israel melakukan intervensi dengan gas air mata dan senjata peluru plastik terhadap warga yang melakukan protes.
Warga Palestina yang berkumpul di pintu masuk desa Izun berusaha memasuki daerah tersebut. Tentara Israel pun beusaha mencegah serangan terhadap pemukim Yahudi pada pagi hari kemudian berlanjut menjadi bentrokan yang menyebabkan puluhan warga Palestina terluka.
Sekitar 70 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel.
Di sisi lain, anggota Komite Perlawanan Rakyat Palestina di Qalqilya Mohammad Advan mengatakan kepada Anadolu Agency, setelah kejadian tersebut, pintu masuk utama desa tersebut ditutup dengan gerbang besi dan semua pintu masuk lainnya dijaga oleh tentara Israel.
Advan mengatakan, tentara Israel menghalangi keluar masuknya warga Palestina ke desa Izun itu, dan sekitar 15.000 orang tinggal dalam suasana yang tegang di daerah tersebut.
Sejak 6 Desember 2017, setelah pemerintah AS mengakui Yerusalem sebagai "ibu kota Israel", sering terjadi peristiwa bentrokan antara tentara Israel serta pemukim Yahudi dengan warga Palestina di berbagai wilayah di Palestina.