Muhammad Abdullah Azzam
19 Juli 2018•Update: 19 Juli 2018
Ahmet Dursun
ANKARA
Seorang tentara penjaga perbatasan tewas dalam bentrokan yang terjadi Rabu kemarin antara pasukan keamanan dan sekelompok orang bersenjata di daerah Zahidan, Provinsi Sistan and Baluchestan, selatan Iran.
Menurut pernyataan tertulis dari Polisi Iran (NACA), bentrokan terjadi antara pasukan keamanan yang berpatroli di dekat perbatasan Pakistan dengan kelompok bersenjata yang tak dikenal.
Bentrokan antara pasukan keamanan Iran dengan kelompok-kelompok bersenjata di wilayah perbatasan Pakistan-Iran dilaporkan meningkat selama seminggu terakhir ini.
Pada 25 Juni lalu, tiga pasukan penjaga perbatasan dan tiga penyerang tewas dalam bentrokan yang terjadi di Kota Mirjaveh, Porvinsi Sistan and Baluchestan. Kelompok bersenjata bernama “Jaish al-Adl” mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Seorang letnan juga tewas dalam serangan ke pos penjaga perbatasan di desa Serawan pada 3 Juli kemarin.
Jaish al-Adl diketahui merupakan kelompok perlawanan bersenjata terhadap pemerintah Iran yang mengaku tengah “memperjuangkan hak-hak rakyat Baluchestan Sunni”, sementara pemerintah Iran menganggap Jaish al-Adl sebagai kelompok teroris.