Astudestra Ajengrastrı
21 Maret 2018•Update: 22 Maret 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Sebuah ledakan yang berasal dari bom bunuh diri di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Rabu menewaskan setidaknya 26 orang, lapor pihak berwajib dan media lokal.
Nusrat Rahimi, wakil juru bicara untuk Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi bahwa penyerang menargetkan kerumunan masyarakat yang sedang merayakan Nevruz (festival musim semi) di wilayah Karta-e-Sakhi, Kabul. Mayoritas korban adalah masyarakat sipil dan polisi.
Menurut radio lokal Azadi, setidaknya 18 lainnya terluka dalam serangan itu.
Lokasi ledakan berada di dekat sebuah kuil yang dianggap sakral oleh komunitas etnis Shia Hazara di negara tersebut, dan merupakan tempat di mana Nevruz diadakan.
Belum ada kelompok yang bertenggung jawab atas serangan ini, namun selama ini komunitas Hazara diketahui telah dijadikan target serangan oleh milisi pro-Daesh.
Festival Nevruz diadakan setiap 21 Maret dan telah dirayakan selama lebih dari 18 abad di seluruh Anatolia dan Asia.
Pesta rakyat yang juga dikenal sebagai Festival 21 Maret ini umumnya dirayakan di Iran, Afghanistan, India, dan negara sub-nasional yang dihuni bangsa Turki seperti Azerbaijan, negara-negara Kaukasus, Albania dan Macedonia.
Festival yang menandai awal musim semi ini adalah hari budaya yang diakui oleh PBB.