Betul Yuruk
10 Januari 2023•Update: 31 Januari 2023
PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin memperpanjang resolusi yang mengizinkan penggunaan gerbang perbatasan Turkiye Bab al-Hawa untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke barat laut Suriah, satu-satunya rute tersisa yang tersedia ke wilayah yang terkepung.
Operasi bantuan melintasi perbatasan Turkiye telah dilakukan sejak 2014.
Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 orang mengadopsi resolusi tersebut dengan suara bulat, yang mana Rusia memberikan suara mendukungnya dalam sebuah langkah mengejutkan.
Resolusi tersebut mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan kepada sekitar 4 juta orang hingga 10 Juli mendatang.
Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan bahwa mereka telah mengambil "keputusan sulit" untuk mendukung adopsi resolusi tersebut.
Selama bertahun-tahun, rezim Bashar al-Assad berusaha menyingkirkan mekanisme bantuan dengan bantuan Rusia, yang akan mencegah akses ke barat laut Suriah yang dikuasai pemberontak.
Pengiriman bantuan dikurangi menjadi satu penyeberangan perbatasan dari empat pada tahun-tahun ketika Rusia dan China memveto resolusi PBB yang berusaha mempertahankan jalur bantuan lintas batas ke barat laut Suriah.
Sekitar 15,3 juta orang akan membutuhkan perlindungan dan bantuan kemanusiaan pada 2023, angka tertinggi sejak awal konflik pada 2011, menurut PBB.
"Keputusan diambil karena kebutuhan kemanusiaan telah mencapai level tertinggi sejak dimulainya konflik pada 2011, di mana rakyat di Suriah bergulat dengan musim dingin yang keras dan wabah kolera," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.
Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan bahwa pemungutan suara pada Senin memungkinkan rakyat Suriah untuk bernapas lega.