Megiza Soeharto Asmail
07 Desember 2018•Update: 07 Desember 2018
Tolga Ozgenc
BISHKEK, Kirgizstan
Organisasi Teror Fetullah (FETO) membayangi hubungan antara Turki dan Kirgizstan, kata juru bicara parlemen Turki pada hari Kamis.
Pernyataan Binali Yildirim itu datang setelah pertemuannya dengan sejawatnya dari Kyrgyz, Dastanbek Djumabekov, di parlemen negara itu di ibu kota Bishkek.
Satu-satunya yang menyebabkan masalah antara Turki dan Kyrgyzstan adalah FETO, kata Yildirim.
"Mereka berpakaian seperti Anda, berbicara seperti Anda dan mengkhianati bangsa mereka sendiri. Mereka bekerja melawan bangsa mereka sendiri dengan bersatu dengan musuh-musuh bangsa mereka," ujar Yildrim menggunakan kutipan penulis Kirgizstan, Chinghiz Aitmatov.
FETO dan pemimpinnya di AS, Fetullah Gulen telah mengatur kudeta yang berhasil dikalahkan pada 15 Juli 2016 silam, yang menyebabkan 251 orang menjadi martir dan hampir 2.200 orang terluka.
Ankara juga menuduh FETO berada di belakang kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.