Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Juli 2019•Update: 03 Juli 2019
Ahmet Dursun
ANKARA
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Selasa mengatakan Teheran berkomitmen implementasi penuh perjanjian nuklir selama para pemangku kepentingan lainnya mematuhi komitmen mereka.
"Iran berkomitmen untuk implementasi penuh dari #JCPOA [Rencana Aksi Bersama Komprehensif] selama E3/EU mengimplementasikan komitmen ekonomi MEREKA," cuit Mohammad Javad Zarif di Twitter.
“Jadi, ke depan, Iran akan mematuhi komitmennya di bawah JCPOA dengan cara yang persis sama dengan yang dimiliki Uni Eropa/E3 — dan akan — sesuai dengan komitmen mereka. Cukup adil?” tambah Zarif.
Pernyataannya muncul setelah Teheran mengakui bahwa mereka memiliki cadangan nuklir melebihi batas yang ditetapkan dalam kesepakatan nuklir 2015.
Di bawah kesepakatan nuklir, Iran setuju untuk menghancurkan persediaan uranium menengah yang diperkaya dan memotong persediaan uranium rendah yang diperkaya sebesar 98 persen.
Kesepakatan itu ditandatangani oleh Inggris, Amerika Serikat, Rusia, China, Prancis, Jerman dan Uni Eropa pada 2015.
Pada Oktober 2017, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS tidak akan lagi menjadi penandatangan kesepakatan dan dengan demikian menarik diri dari perjanjian.
Tak lama setelah itu, Washington memberlakukan sanksi terhadap Iran.