Chandni
14 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
Alex Jensen
SEOUL
Mantan presiden Korea Selatan Lee Myung-bak dicecar pertanyaan oleh jaksa penuntut di Seoul pada Rabu di tengah kasus tuduhan korupsi yang diduga terjadi sekitar 10 tahun lalu.
Lee, 76 tahun, meminta maaf karena "mengakibatkan kekhawatiran" ketika berdiri di hadapan Kantor Jaksa Pusat Seoul, menurut kantor berita Yonhap.
Selama beberapa pekan ini, media melaporkan keterlibatan Lee dalam kasus suap, penggelapan uang, dan penyalahgunaan kuasa di sejumlah organisasi Korea Selatan termasuk Badan Intelijen Nasional hingga Samsung.
Jaksa penuntut dikabarkan menyiapkan 100 halaman berisi pertanyaan mengenai kemenangan pemilihan presiden tahun 2008 dan pembentukan pemerintahan Lee setelah itu.
Namun Lee mengatakan semua tuduhan terhadapnya itu adalah serangan politik.
Sesi interogasi pada Rabu diperkirakan akan berlangsung hingga malam hari.
Mantan presiden itu masuk ke ranah politik setelah meraih sukses sebagai kepala eksekutif di perusahaan Hyundai Engineering & Construction Co.
Setelah Lee lengser pada 2013, dia digantikan oleh Park Geun-hye, yang saat ini juga menanti vonis dari sidang korupsi.