Ayhan Şimşek
15 Maret 2022•Update: 16 Maret 2022
BERLIN
Jerman pada Senin menggarisbawahi pentingnya kerja sama erat dengan Turki untuk menemukan solusi diplomatik untuk perang di Ukraina.
“Penting bagi kami untuk tetap berkoordinasi erat dengan Turki, yang merupakan mitra NATO, dan memainkan peran besar,” kata wakil juru bicara pemerintah Jerman Wolfgang Buchner dalam konferensi pers di Berlin.
“Kita perlu bekerja sama untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina sesegera mungkin, dan mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina,” tambah dia.
Kanselir Jerman Olaf Scholz melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Ankara pada Senin, untuk berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengenai hubungan bilateral, masalah regional, dan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Menyusul upaya Turki, para menteri luar negeri Rusia dan Ukraina bertemu di Antalya pekan lalu untuk pertemuan tatap muka pertama mereka sejak perang dimulai pada 24 Februari.
Delegasi Rusia dan Ukraina juga mengadakan pertemuan virtual pada Senin, untuk membahas gencatan senjata, penarikan segera pasukan dan jaminan keamanan.
Setidaknya 596 warga sipil telah tewas dan 1.067 terluka di Ukraina sejak awal perang, menurut PBB.
Lebih dari 2,8 juta orang juga telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, kata badan pengungsi PBB.