21 Agustus 2017•Update: 21 Agustus 2017
Magdalene Mukami
NAIROBI
Militer Kenya pada Minggu mengatakan kepada warga yang tinggal dekat hutan Boni di sepanjang pesisir Kenya untuk mengosongkan area itu dalam 48 jam dalam persiapan pengeboman besar untuk memusnahkan militan al-Shabab yang bersembunyi.
Petunjuk itu diberikan pada Minggu oleh kepala Operasi Melindungi Boni Joseph Kanyiri. Dia mendorong para penggembala yang sering kesana untuk menjauhi hutan itu.
“Kami ingin memperingatkan para penggembala untuk menjauhi hutan, hutan Boni adalah bagian dari operasi kami, kita tidak ingin siapapun menjadi korban pengeboman tempat persembunyian al-Shabab, jadi kami memberikan waktu 48 jam untuk keluar bersama binatang mereka,” katanya dalam sebuah konferensi pers di Mombasa.
Peringatan itu datang menyusul sejumlah serangan al-Shabab di wilayah tersebut yang dalam bulan terakhir telah menewaskan setidaknya 20 anggota polisi. Semua serangan itu melibatkan bom di tengah jalan.
Militan al-Shabab juga telah memenggal setidaknya 10 orang dari pedesaan sekitar dalam waktu yang sama. Yang terakhir, dimana 3 orang tewas, terjadi pada Jumat.
Hutan Boni terletak dekat perbatasan Kenya dan Somalia.