Ekip
15 Januari 2018•Update: 15 Januari 2018
Alex Jensen
SEOUL
Kantor berita Korea Utara pada Minggu memperingatkan Pyongyang bisa saja membatalkan rencana partisipasi mereka dalam Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan bulan depan.
Sebelumnya, pada Selasa pekan lalu, Korea Utara menyampaikan kesediaan mereka ikut serta turnamen itu menyusul pertemuan dengan pihak Korea Selatan. Korea Utara mengatakan akan mengirim atlet dan pejabat serta akan menampilkan budaya mereka dalam pentas olahraga PyeongChang 2018.
Namun ancaman pada Minggu ini ditujukan pada Presiden Korea Selatan Moon Jae-in yang pekan lalu sempat mengatakan kesediaan Korea Utara mengadakan perundingan itu bisa jadi karena pengaruh Amerika terhadap perkembangan senjata nuklir Korea Utara.
Sejauh ini, Korea Utara tetap dingin terhadap AS walaupun menunjukkan itikad baik terhadap Seoul. Korea Utara menyalahkan Washington karena timbulnya ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.
"Komentar-komentar kasar itu bagai memadamkan proses rekonsiliasi dan mengecewakan banyak orang," kata kantor berita Korea Utara KCNA.
Pyongyang mengimbau agar pemerintah Korea Selatan "memikirkan matang-matang mengenai dampak buruk yang dihasilkan sikap mereka yang tidak sopan" dan ingat bahwa "kereta dan bus yang membawa delegasi kami ke Olimpiade Musim Dingin masih berada di Pyongyang".
Sementara itu, representatif dari kedua negara Korea itu dijadwalkan bertemu pada Senin pagi untuk perundingan lebih lanjut mengenai detail partisipasi Korea Utara di PyeongChang.
Korea Utara memboikot turnamen Seoul 1988, satu-satunya even Olimpiade yang diadakan di kawasan tersebut.