Elena Teslova
03 Maret 2022•Update: 04 Maret 2022
Rusia tidak akan mengubah posisinya dalam menghadapi sanksi Barat atas perang melawan Ukraina, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov baru-baru ini.
"Mereka (negara-negara Barat) mungkin berpikir bahwa dengan menjatuhkan sanksi, mereka dapat memaksa kami untuk mengubah posisi kami. Jelas ini tidak mungkin. Tak satu pun dari kami akan mengubah posisi kami yang konsisten," kata Peskov di Moskow.
Peskov mengatakan sanksi Barat tidak akan berhasil karena pejabat tinggi Rusia tidak memiliki aset di Barat.
"Jika mereka ingin menghukum kami karena sesuatu, tidak ada yang bisa kami lakukan di wilayah hukum kami. Kami tidak memiliki aset di Barat, tidak ada akun apa pun di Barat," imbuh dia.
Menggarisbawahi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dapat mencegah korban lebih lanjut dengan memberikan perintah kepada militer untuk meletakkan senjata, Peskov mencatat bahwa Moskow masih mengakui Zelenskyy sebagai presiden Ukraina.
"Presiden dapat memberikan perintah untuk meletakkan senjata, dan kemudian tidak akan ada korban," kata pejabat itu.
Sejak Kamis lalu -- beberapa hari setelah pengakuan Rusia atas dua wilayah yang dikuasai separatis di Ukraina timur -- perang Rusia terhadap Ukraina ditanggapi komunitas internasional dengan kecaman, dan Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) menerapkan serangkaian sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Rusia semakin diisolasi setelah sejumlah banknya dikeluarkan dari sistem perbankan internasional SWIFT.