Marıa Elısa Hospıta
05 Januari 2020•Update: 06 Januari 2020
Waleed Abdullah
TRIPOLI
Pemerintah Libya yang diakui PBB (GNA) memperingatkan pasukan Khalifa Haftar yang berbasis di Libya Timur untuk berhenti menyerang warga sipil.
Sedikitnya 30 siswa tewas dan puluhan luka-luka akibat serangan udara ke sekolah militer di selatan Tripoli pada Minggu.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri GNA meminta masyarakat internasional untuk menyeret Haftar dan kroni-kroninya ke pengadilan karena melakukan kejahatan kemanusiaan.
"Aksi kejahatan ini menunjukkan ke seluruh dunia bahwa milisi Haftar bukan memerangi terorisme seperti yang mereka klaim, melainkan melakukan aksi terorisme dan pelanggaran hukum kemanusiaan," kata kementerian.
Pasukan Haftar melancarkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA sejak April tahun lalu.
Menurut PBB, lebih dari 1.000 orang tewas dan sedikitnya 5.000 terluka sejak operasi itu diluncurkan.
Sejak lengser dan wafatnya Muammar Khaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang diakui PBB dan masyarakat internasional.