Maria Elisa Hospita
15 Agustus 2018•Update: 15 Agustus 2018
Yusuf Hatip
BRUSSEL
Lima negara Uni Eropa telah sepakat untuk memberi perlindungan bagi 141 migran dari kapal penyelamat Aquarius yang baru-baru ini diizinkan untuk berlabuh di Malta.
Juru bicara Komisi Uni Eropa Tove Ernst pada Selasa mengatakan bahwa Prancis, Spanyol, Jerman, Portugal, dan Luksemburg sepakat untuk menampung para migran.
Menurut pernyataan yang dirilis Istana Elysee, Prancis akan menampung 60 migran.
"Kerja sama konkret Eropa tampak pada penerimaan #Aquarius, yang diprakarsai oleh Prancis-Malta. Saya berterima kasih kepada Malta yang menunjukkan sikap kemanusiaan dan menjamin solidaritas penuh Prancis," cuit Presiden Prancis Emmanuel Macron lewat Twitter.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga mengumumkan akan membawa 60 migran, sekaligus menyatakan solidaritas dan kerja sama antara negara-negara Eropa dalam "menghadapi masalah migran" di Uni Eropa.
Menurut LSM penyelamat migran SOS Mediterranee, kapal kayu yang ditumpangi 141 migran gelap terombang-ambing di lepas pantai Libya kemudian diselamatkan oleh Aquarius pada Jumat lalu.
Dimitris Avramopoulos, komisioner Uni Eropa untuk urusan migrasi, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Malta karena mengizinkan Aquarius berlabuh.
Dia mengatakan bahwa Uni Eropa perlu menemukan solusi jangka panjang untuk masalah migrasi.
"Kami membutuhkan solusi berkelanjutan, kami tidak bisa hanya mengandalkan aturan sementara. Itu tanggung jawab UE secara keseluruhan, bukan hanya tanggung jawab satu atau beberapa negara anggota," tegas Avramopoulos.