Firdevs Bulut
19 Maret 2020•Update: 19 Maret 2020
Hasan Esen
LONDON
Jaringan kereta bawah tanah London akan ditutup sebagian sebagai bagian dari langkah-langkah melawan penyebaran virus korona baru, kata Transport for London, Kamis.
Mulai hari ini dan sampai pemberitahuan lebih lanjut, hingga 40 stasiun tabung akan ditutup, demikian diumumkan.
Jalur Waterloo & City akan sepenuhnya ditutup. Semua jalur akan ditutup pada hari Jumat dan Sabtu, sementara hanya staf dengan tugas-tugas penting seperti pejabat kesehatan yang dapat menggunakan bus.
Layanan bus, kereta api, dan overground juga akan ditutup sebagian.
Keputusan itu muncul setelah pemerintah melarang semua perjalanan tidak wajib.
Walikota London Sadiq Khan mengatakan jalur transportasi tidak boleh digunakan "kecuali benar-benar diperlukan."
Dalam sebuah cerita berdasarkan sumber pemerintah, Sky News melaporkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menutup sebagian besar toko di ibukota pada akhir pekan.
Laporan itu mengatakan apotek dan supermarket akan tetap terbuka di bawah pengawasan tetapi menambahkan bahwa belum ada keputusan yang diambil secara formal.
Menurut data National Health Service (NHS), Covid-19 telah merenggut 33 nyawa lebih banyak dalam 24 jam terakhir, menjadikan angka kematian negara itu menjadi 104. Kasus yang dikonfirmasi telah meningkat sebesar 676 menjadi 2.526.
Pemerintah mengikuti strategi infeksi terkontrol dengan tujuan kekebalan kolektif tetapi membuat beberapa perubahan dalam kebijakan setelah kritik.
Perdana Menteri Boris Johnson menyarankan masyarakat untuk menahan diri dari perjalanan yang tidak perlu dan kontak sosial.
Pemerintah juga memutuskan untuk menutup sekolah sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Sejak pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina pada bulan Desember, virus korona baru telah merenggut lebih dari 7.870 nyawa secara global, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Lebih dari 194.000 kasus virus telah dikonfirmasi di setidaknya 164 negara dan wilayah, dengan Eropa sebagai pusatnya, menurut WHO.
Meskipun jumlah kasus meningkat, kebanyakan orang yang terinfeksi menderita gejala ringan dan sembuh.
* Ditulis oleh Firdevs Bulut