Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
02 Januari 2020•Update: 03 Januari 2020
Nuri Aydin, Fuat Kabakci
HONG KONG
Lebih dari satu juta penduduk Hong Kong turun ke jalan pada Hari Tahun Baru, menandai pergantian tahun 2020 dengan melanjutkan aksi protes yang telah berlangsung selama delapan bulan.
Organisasi nirlaba lokal Front Hak Asasi Manusia mengatakan sebuah demonstrasi besar digelar di Victoria Park pada Rabu.
Para pengunjuk rasa memblokir barikade di seluruh kota, sementara polisi menangkap setidaknya 10 orang dalam upaya untuk membubarkan massa.
Protes di Hong Kong - wilayah otonomi China sejak 1997 - dipicu oleh langkah pemerintah untuk melegalkan ekstradisi ke China daratan.
Rancangan undang-undang tersebut kemudian dibatalkan.
Namun, protes telah memicu desakan untuk penyelidikan dugaan kebrutalan polisi, pembebasan aktivis yang ditahan dan pencabutan istilah resmi "kerusuhan" untuk aksi massa yang sedang berlangsung.