Muhammad Abdullah Azzam
03 Januari 2020•Update: 04 Januari 2020
Mustafa Melih Ahıshalı
ISTANBUL
Menteri Pertahanan Iran Amir Khatami mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan balasan yang keras atas serangan yang menewaskan Komandan Pasukan Garda Revolusi Iran Qasem Soleimani di Irak.
"Pembunuhan brutal ini secara nyata membuktikan bahwa setan besar Amerika adalah pendukung teror di wilayah itu dan Irak,” ungkap sebuah pernyataan tertulis dari Khatami yang dikutip oleh kantor berita Iran IRNA.
Dalam pernyataan itu Khatami mengatakan negaranya akan merespons keras serangan Amerika Serikat (AS) itu dan pihaknya akan balas dendam pada mereka yang terlibat dalam pertumpahan darah yang tak adil ini.
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan bahwa Qasem Soleimani, Komandan Garda Revolusi Iran, dan Abu Mahdi al-Muhandis, Wakil Ketua Pasukan Hashd al-Shaabi tewas dalam serangan drone dekat Bandara Internasional Baghdad.
Tentara Pengawal Revolusi Iran juga membenarkan kematian jenderal Iran Soleimani dalam serangan AS itu.
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei bersumpah akan membalas dendam pada AS yang telah membunuh Jenderal Soleimani.
Khamenei juga mengumumkan masa berkabung nasional di negaranya selama tiga hari.