Astudestra Ajengrastrı
31 Mei 2018•Update: 31 Mei 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov akan bertolak menuju Korea Utara pada Kamis, kata kementerian pada Rabu.
Lavrov akan bertemu dengan rekannya, Ri Yong-ho, untuk mendiskusikan kebuntuan perjanjian nuklir.
Mengomentari kunjungannya, Lavrov berkata Rusia adalah satu dari enam pihak partisipan yang berusaha mencari penyelesaian damai atas kekhawatiran keamanan yang muncul akibat program nuklir Korea Utara.
"Mekanisme ini dikembangkan dengan kerangka logis, kami mendukung upaya perubahan yang tengah terjadi di antara kedua Korea, juga di antara Pyongyang dan Washington," kata Lavrov.
Lavrov juga menambahkan bahwa tugas denuklirisasi Semenanjung Korea sulit diselesaikan dengan satu langkah saja.
"Butuh beberapa fase, konsistensi, kesabaran," ujar dia.
Korea Utara terus mengabari China terkait kemajuan diplomasi mereka dengan AS, dan kunjungan Lavrov kemungkinan dibuat untuk tujuan sama.
Tangan kanan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berangkat menuju Amerika Serikat pada Rabu untuk membicarakan detail-detail denuklirisasi yang telah dijanjikan negaranya.
Kim dijadwalkan untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebagai langkah kunci persiapan pertemuan Trump-Kim di Singapura pada 12 Juni nanti.