Muhammad Abdullah Azzam
08 Mei 2020•Update: 08 Mei 2020
Enes Canli
ANKARA
Setidaknya 14 warga sipil tewas akibat serangan milisi yang berafiliasi dengan jenderal pemberontak Khalifa Haftar di Libya sejak awal Mei, kata Tentara Libya pada Kamis.
Menurut pernyataan dari Operasi Gunung Api Kemarahan yang dipimpin oleh Pasukan Libya, pasukan Haftar terus menyerang daerah pemukiman sipil di ibu kota Tripoli dan kota-kota lain pada bulan Mei.
"Setidaknya 14 warga sipil tewas dan 30 lainnya terluka oleh pasukan Haftar sejak awal Mei," kata pusat itu.
Pemerintah Libya meluncurkan Operasi Badai Perdamaian pada 26 Maret untuk membalas serangan terhadap ibu kota.
Tentara Libya baru-baru ini berhasil memenangkan sejumlah pertempuran melawan milisi Haftar, yang didukung oleh Prancis, Rusia, UEA dan Mesir.
GNA yang diakui oleh internasional digempur oleh pasukan Haftar sejak April tahun lalu, dengan lebih dari 1.000 orang tewas selama insiden kekerasan.
Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat persetujuan PBB dan internasional.