Maria Elisa Hospita
27 Juni 2019•Update: 27 Juni 2019
Serife Cetin
BRUSSEL
Sekretaris Jenderal NATO pada Rabu mendesak Rusia untuk kembali mematuhi Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF).
Jens Stoltenberg memperingatkan bahwa jika Rusia tidak melakukannya, maka aliansi akan merespons.
Dia optimistis masih bisa menyelamatkan perjanjian itu.
"Masih ada peluang. Tenggat waktu berakhir pada 2 Agustus dan kami akan terus meminta Rusia untuk kembali mematuhi perjanjian," ujar Stoltenberg
Dia menambahkan bahwa mereka akan membahas potensi tindakan balasan NATO saat pertemuan para menteri pertahanan aliansi.
Oktober lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keluarnya AS dari perjanjian INF.
Kemudian, pada Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengikuti langkah AS, dengan mengatakan bahwa Moskow menangguhkan kewajibannya di bawah perjanjian itu.
Sejak AS dan Rusia menandatanganinya pada 1987, perjanjian tersebut telah dipandang sebagai landasan keamanan Eropa di era pasca-Perang Dingin.
Traktat tersebut melarang kedua negara memiliki dan menguji rudal dengan jangkauan 900-5.500 kilometer.
*Ditulis oleh Fatih Hafiz Mehmet