Negara Uni Eropa minta tambahan dana tampung pengungsi Ukraina
Negara-negara anggota Eropa Timur menuntut tambahan dana UE, aturan anggaran yang lebih fleksibel untuk menangani 'tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya'Agnes Szucs
03 Mei 2022•Update: 05 Mei 2022
BRUSSELS
Sepuluh negara anggota Uni Eropa (UE) telah meminta Komisi Eropa untuk pendanaan tambahan dan aturan pengeluaran yang lebih fleksibel dalam menangani kedatangan pengungsi Ukraina, menurut pernyataan bersama yang diungkapkan pada Selasa.
Pernyataan yang ditandatangani oleh menteri yang bertanggung jawab atas keuangan atau dana UE dari Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Estonia, Hongaria, Latvia, Lithuania, Polandia, Rumania, dan Slovakia, telah dikutip oleh outlet berita Politico.
Para menteri berpendapat bahwa UE menghadapi "tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya" karena perang di Ukraina, tetapi "dampak negatifnya tidak simetris" dan "beberapa efeknya, terutama yang bersifat kemanusiaan, sangat parah dan tidak proporsional di Negara-negara Anggota yang bertanda tangan di bawah ini."
Mereka mengklaim bahwa lebih dari 5,3 juta orang Ukraina telah tiba di negara mereka, sementara hampir setengah dari mereka adalah anak-anak, yang menimbulkan beban berat pada sistem jaminan sosial mereka selain “inflasi yang sudah tinggi dan biaya energi” yang diperburuk oleh perang.
Sementara itu, mereka memperingatkan bahwa “sebagian besar pekerja Ukraina telah meninggalkan negara kita untuk memperjuangkan kedaulatan negara mereka, kekurangan tenaga kerja telah menjadi bukti, khususnya di sektor konstruksi dan transportasi.”
Pernyataan itu menyambut baik bantuan anggaran yang sudah diadopsi tetapi meminta Komisi Eropa untuk mengajukan proposal tambahan untuk memperkuat dukungan UE bagi para pengungsi dan tuan rumah mereka.
Secara khusus, para penandatangan meminta badan eksekutif UE untuk membiarkan lebih banyak dana yang tersisa digunakan dari periode keuangan 2014-2020 dan untuk memungkinkan lebih banyak fleksibilitas anggaran dan aturan yang lebih mudah dalam membelanjakannya.
Mereka juga menyarankan “untuk membuat cadangan opsional hingga 5 persen” dalam Dana Kohesi yang didedikasikan untuk setiap negara untuk siklus anggaran 2021-2027 saat ini yang dapat digunakan “tanpa birokrasi tambahan” untuk mengatasi “dampak langsung dan tidak langsung perang. ”
Negara-negara anggota UE minggu lalu menerima total EUR3,5 miliar (USD3,7 miliar) dari anggaran UE untuk mengelola kedatangan pengungsi Ukraina sebagai pra-pembiayaan dari program pemulihan pascapandemi.
Negara-negara Uni Eropa yang bertetangga dengan Ukraina, yang menampung pengungsi paling banyak setelah perang Rusia dimulai pada 24 Februari, adalah penerima manfaat terbesar dari transfer anggaran.
Polandia menerima lebih dari EUR562 juta, sementara Rumania dan Hongaria masing-masing diuntungkan dari EUR450 juta dan EUR300 juta.
Republik Ceko dan Slovakia masing-masing didukung oleh EUR284 juta dan EUR209 juta.
Di bawah arahan perlindungan sementara UE, warga negara Ukraina, anggota keluarga mereka, dan penduduk negara tersebut berhak atas perlindungan di negara anggota UE mana pun.
Skema perlindungan memberikan hak untuk bekerja, tinggal, pendidikan, tunjangan sosial, dan bantuan medis untuk setidaknya satu tahun dengan kemungkinan perpanjangan dua tahun.