Chandni
12 Februari 2018•Update: 13 Februari 2018
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Pengacara dan aktivis ternama Pakistan Asma Jahangir meninggal dunia pada Minggu. Dia berusia 66 tahun.
Dia mengalami serangan jantung dan dilarikan ke rumah sakit di Lahore namun nyawanya tidak bisa diselamatkan, lapor stasiun televisi Geo News.
Jahangir dikenal sebagai pembela demokrasi dan hak asasi manusia di Pakistan serta selalu menentang wewenang besar yang dimiliki militer. Sejak bebas dari penjajahan Inggris pada 1947, militer mengendalikan Pakistan selama 30 tahun.
Dia dijebloskan dalam penjara pada 1983 karena ikut serta dalam gerakan pro-demonstrasi menentang pemimpin militer Jenderal Muhammad Zia-ul-Haq.
Pada 2007, dia ditahan dalam rumahnya karena terlibat gerakan menentang pemimpin militer Jenderal Pervez Musharraf.
Jahangir merupakan presiden perempuan pertama untuk asosiasi pengacara Kejaksaan Agung Pakistan. Dia juga sempat mengepalai LSM Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan.
Asma Jahangir pernah diberikan penghargaan tertinggi untuk warga sipil Pakistan dalam bentuk piala Hilal-i-Imtiaz dan Sitara-i-Imtiaz.
Presiden Mamnoon Husain dan Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi menyampaikan duka cita atas kepergiannya.