Diyar Guldogan
08 September 2023•Update: 09 September 2023
NEW DELHI
Para kepala delegasi mendatangi ibu kota India, New Delhi, pada Kamis dan Jumat untuk menghadiri KTT G20, yang akan diadakan pada 9-10 September.
Masa jabatan Presidensi G20 India akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak dua hari dengan tema "Satu Bumi, Satu Keluarga, Satu Masa Depan." Selama KTT, para pemimpin G20 akan bertukar pandangan berbagai isu dalam tiga sesi pertemuan.
Pada intinya, G20 adalah forum antar pemerintah yang fokus pada permasalahan ekonomi dan beranggotakan sebanyak 20 negara yang memiliki perekonomian terbesar di dunia – 19 negara dan Uni Eropa.
Hal ini memainkan peran penting dalam membentuk dan memperkuat arsitektur global dan tata kelola pada semua isu-isu ekonomi utama internasional.
Negara-negara anggotanya adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Türkiye, Inggris, dan Amerika Serikat.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Charles Michel disambut secara terpisah oleh para pejabat India.
Selain para anggota, presiden masa jabatan India juga mengundang para pemimpin Bangladesh, Belanda, Nigeria, Mesir, Mauritius, Oman, Singapura, Spanyol dan Uni Emirat Arab ke pertemuan puncak tersebut.
Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu adalah ketua delegasi pertama yang tiba di New Delhi untuk menghadiri pertemuan puncak tersebut.
Perdana Menteri Mauritius Pravind Kumar Jugnauth juga disambut oleh para pejabat India.
Selain organisasi internasional seperti PBB, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, India juga mengundang anggota International Solar Alliance, Coalition for Disaster Resilient Infrastructure dan Asian Development Bank sebagai tamu organisasi internasional.
Sekretaris Jenderal Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) Mathias Cormann, Direktur Pelaksana dan Ketua IMF Kristalina Georgieva, dan Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Ngozi Okonjo-Iweala juga telah tiba di New Delhi.
Agenda dalam pertemuan G20 kali ini adalah merespons terhadap perkembangan ekonomi global.
India memegang jabatan presidensi G20 sejak 1 Desember 2022 hingga 30 November 2023.
Brasil akan menerima jabatan presidensi G20 pada tahun 2024 dan Afrika Selatan akan mengambil alih pada 2025.