17 April 2026•Update: 17 April 2026
Para pemimpin dunia dan pejabat tinggi pemerintah berkumpul di Turkiye pada 17–19 April dalam Forum Diplomasi Antalya, yang tahun ini berfokus pada upaya menghadapi ketidakpastian global.
Forum internasional edisi kelima tersebut akan digelar di kota Antalya, di bawah naungan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Turkiye, dengan mengusung tema “Mapping Tomorrow, Managing Uncertainties,” menurut sumber diplomatik.
Lebih dari 150 negara diperkirakan berpartisipasi, termasuk lebih dari 20 kepala negara dan pemerintahan serta hampir 15 wakil pemimpin.
Selain itu, lebih dari 50 menteri dijadwalkan hadir, lebih dari 40 di antaranya merupakan menteri luar negeri, bersama perwakilan dari 75 organisasi internasional.
Secara keseluruhan, lebih dari 460 peserta tingkat tinggi dan hampir 5.000 peserta, termasuk akademisi dan mahasiswa, akan mengikuti forum tersebut.
Hampir setengah dari peserta kepala negara diperkirakan berasal dari Afrika dan Eropa, sementara menteri luar negeri didominasi dari Afrika sekitar 40 persen, Eropa 35 persen, dan Asia 22 persen.
Forum ini akan menghadirkan lebih dari 40 panel dan kegiatan, termasuk diskusi tingkat pemimpin yang membahas berbagai isu global yang dipengaruhi dinamika politik, ekonomi, lingkungan, dan teknologi, dengan fokus pada meningkatnya ketidakpastian dan transformasi sistem global.
Seluruh rangkaian acara akan disiarkan langsung melalui situs resmi forum dan platform media sosial, serta sebagian sesi juga ditayangkan oleh penyiar publik Turkiye, TRT.
Di sela forum, Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan dijadwalkan menghadiri sejumlah pertemuan, termasuk Pertemuan Menteri Luar Negeri Platform Perdamaian Balkan ke-3, sesi mengenai Gaza, pertemuan informal menteri luar negeri Organisasi Negara-negara Turkik, serta pertemuan Turkiye-Pakistan-Arab Saudi-Mesir.