Dandy Koswaraputra
19 Februari 2019•Update: 19 Februari 2019
Aydogan Kalabalik
KAIRO
Sebuah ledakan mengguncang ibukota Mesir, Kairo, Senin malam ketika seorang pria meledakkan dirinya di belakang masjid Al-Azhar, media setempat melaporkan.
Setidaknya dua petugas polisi tewas dan dua lainnya cedera dalam serangan bunuh diri di lingkungan Al Darb al-Ahmar, kata Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah pernyataan.
Ledakan itu terjadi setelah polisi mengepung tersangka saat pengejaran.
Menurut sebuah laporan oleh situs berita lokal Egypt Today, pasukan keamanan mengidentifikasi penyerang sebagai Al Hasan Abdullah, 37, yang tinggal di lingkungan lama.
Tersangka itu diduga terlibat dalam serangan di pemerintahan Giza Jumat lalu di mana sebuah alat peledak improvisasi (IED) ditanam di dekat Masjid Al-Istiqamah, tambah kementerian itu.
Al-Azhar, perguruan ternama di dunia Islam Sunni, mengutuk serangan itu dalam sebuah pernyataan Selasa pagi.
Pejabat keamanan yang melacak tersangka mencegah serangan yang lebih besar terjadi.
Kantor Mufti Mesir juga mengutuk serangan itu, mencatat bahwa organisasi teroris tidak nyaman dengan "keamanan dan stabilitas" negara itu.
Kedua institusi berharap belas kasihan Tuhan kepada mereka yang meninggal dan menyampaikan belasungkawa kepada kerabat mereka.
Jaksa Agung Mesir Nabil Sadek meluncurkan penyelidikan atas serangan itu.
* Jeyhun Aliyev berkontribusi pada berita ini dari Ankara