Ekip
07 Juli 2022•Update: 11 Juli 2022
ROMA
Media Italia menyoroti pentingnya hubungan multi-aspek antara negara itu dengan Turki setelah Perdana Menteri Mario Draghi melakukan kunjungan resmi ke Ankara pada Selasa.
Harian utama Italia yang meliput kunjungan Draghi ke Ankara termasuk Corriere della Sera, salah satu media yang paling banyak dibaca dan diedarkan di negara itu, yang mengatakan perdana menteri secara khusus berfokus pada kerja sama dalam imigrasi ilegal.
Draghi menekankan bahwa Turki dan Italia adalah sekutu, teman, dan mitra yang berdiri bersama melawan tantangan bersama, ungkap laporan media itu.
Harian tersebut mencatat bahwa kedua negara menandatangani sembilan perjanjian, termasuk kerja sama dalam pertukaran informasi intelijen.
Turki bersikeras untuk menyelesaikan kesepakatan tentang sistem pertahanan udara jarak jauh SAMP/T sesegera mungkin, ungkap Corriere della Sera.
Media dari kelompok kiri-tengah La Repubblica menekankan bahwa kedua negara mendorong solusi ekspor gandum Ukraina ke pasar dunia melalui Laut Hitam.
Italia dan Turki juga sepakat untuk bersama-sama mengatasi masalah imigrasi ilegal dan pada dasarnya memulihkan stabilitas penuh di Libya, kata harian itu.
Bagi Italia, kata mereka, Turki adalah mitra yang tangguh tetapi penting dengan perannya sebagai negara transit energi, di antara masalah kritis lainnya yang harus dihadapi Italia.
Harian garis kanan-tengah Il Messaggero menegaskan kembali bahwa kedua negara memiliki perspektif yang sama tentang Libya dan ekspor gandum Ukraina.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan bahwa Italia akan mengambil bagian dalam upaya berkelanjutan Turki untuk menghubungkan cadangan gas alam yang baru ditemukan di Laut Hitam ke jaringan nasional, sebut media itu.