24 Juli 2017•Update: 24 Juli 2017
SIIRT, Turki
Teroris Partai Pekerja Kurdistan (PKK) menyerang kendaraan di tenggara Turki, Senin, menewaskan setidaknya 1 tentara Turki dan mengakibatkan 2 tentara luka-luka.
Peristiwa ini terjadi ketika kelompok teroris menembak kendaraan dari pangkalan militer di wilayah Cukurca, Siirt, kata Gubernur Ali Fuat Atik kepada Anadolu Agency saat ia menjenguk seorang tentara dan petugas keamanan yang menjadi korban luka-luka di rumah sakit.
Ia mengatakan serangan tersebut tidak akan menghalangi tekad negara untuk memerangi teroris.
PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, melanjutkan kampanye bersenjata melawan Turki pada Juli 2015. Sejak itu, PKK telah bertanggung jawab atas tewasnya sekitar 1.200 pasukan keamanan dan warga sipil, termasuk sejumlah wanita dan anak-anak.
Menurut pernyaataan pihak militer, Sedikitnya enam teroris PKK, lima di antaranya tewas dalam operasi dukungan udara di tenggara provinsi Sirnak.
Kementerian Dalam Negeri juga merilis pernyataan, mengungkapkan rincian operasi yang dilaksanakan selama sepekan terakhir.
Dalam pernyataan disebutkan bahwa 26 teroris tewas dan 14 menyerah kepada pasukan keamanan, dan 3 lainnya ditangkap.
Selain itu, 1.108 terduga telah ditangkap karena diduga membantu dan memiliki hubungan dengan PKK, Daesh, dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO) dalam 119 operasi yang berlangsung dari 17-24 Juli.
FETO dan pimpinanya Fetullah Gulen mendalangi percobaan kudeta 15 Juli 2016, yang menewaskan 250 orang dan sekitar 2.200 orang luka-luka.