Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 September 2019•Update: 24 September 2019
Muhammet Kursun
TEHERAN
Presiden Hassan Iran Rouhani mengatakan Teheran ingin menyampaikan pesan perdamaian kepada dunia untuk mengakhiri intervensi di Teluk Persia dan Timur Tengah.
Berbicara kepada media Iran di New York pada Senin, Rouhani mengatakan bahwa Teheran ingin semua pihak mematuhi komitmen dan hukum.
"Kawasan kami berada dalam kondisi yang sangat sensitif. Kami berharap agar kami dapat menyampaikan pesan perdamaian rakyat kawasan tentang pengakhiran semua intervensi di Teluk Persia dan Timur Tengah kepada dunia," ujar dia.
Rouhani mengatakan dia akan mengadakan pertemuan penting dengan banyak orang, terutama para pemimpin dunia, selama kunjungan empat harinya ke New York sebagai bagian dari sidang Majelis Umum PBB ke-74.
Pernyataan itu disampaikan di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat setelah Washington mundur dari kesepakatan nuklir tahun lalu dan menerapkan kembali sanksi terhadap Teheran.
Amerika Serikat juga menuduh Iran menyerang fasilitas minyak Saudi pada 14 September dan mengumumkan penempatan sejumlah pasukan di Arab Saudi.
Prancis, Jerman dan Inggris juga menuduh Iran bertanggung jawab atas serangan itu.
Sebuah drone menghantam dua unit fasilitas minyak Aramco milik pemerintah Arab Saudi.
Pemberontak Yaman Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.