Esra Tekin
26 Juni 2024•Update: 01 Juli 2024
ISTANBUL
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Selasa mengutuk serangan teror akhir pekan kemarin di wilayah Dagestan, Rusia, dan menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Rusia Vladimir Putin melalui panggilan telepon.
“Dalam percakapan via telepon itu, Presiden Erdogan menyatakan bahwa Turkiye menentang segala bentuk terorisme dan mengutuk keras serangan tersebut,” kata Direktorat Komunikasi Turkiye di X.
“Dia menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Rusia atas kehilangan itu dan mendoakan agar para korban luka segera pulih,” tambah direktorat tersebut.
Erdogan menyatakan Ankara akan terus berupaya untuk menghentikan seluruh konflik di kawasan.
Jumlah korban tewas dalam serangan teroris di wilayah Dagestan, Rusia bertambah menjadi 21 orang – terdiri dari 16 petugas polisi dan lima warga sipil, termasuk seorang pendeta – setelah seorang polisi lainnya meninggal di rumah sakit pada Senin malam, kata Kementerian Kesehatan pada Selasa.
Para penyerang pada Minggu menyerang gereja-gereja Ortodoks, sinagoga, dan pos polisi lalu lintas di kota Derbent dan Makhachkala di Dagestan.
Seorang prajurit Korps Garda Rusia yang merupakan petugas pertolongan pertama di Katedral Asumsi Suci di kota Makhachkala, juga tewas dalam serangan itu.