Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 September 2018•Update: 14 September 2018
Andac Hongur
ISTANBUL
Putri Jepang Akiko dari Mikasa menjadi presiden kehormatan Yayasan Prince Mikasa di Istanbul pada Kamis.
Penyambutan diselenggarakan di Museum Sakip Sabanci oleh yayasan yang telah melakukan studi ilmiah tentang arkeologi, budaya dan sejarah Anatolia.
Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki Omer Arisoy, Putri Akiko, Duta Besar Jepang di Ankara Akio Miyajima dan para pengusaha menghadiri acara tersebut.
"Yayasan Prince Mikasa, yang mengabdi kepada tiga generasi Keluarga Mikasa, kakek saya, ayah saya dan saya, didirikan pada 2017 dengan izin dari Pemerintah Turki untuk memberikan dukungan berkelanjutan bagi studi Institut Arkeologi Anatolia Jepang," ungkap Akiko.
"Sebagai anggota Keluarga Mikasa, saya merasa terhormat dapat menerima jabatan presiden di yayasan ini," tambahnya.
Pada 1998, Institut Arkeologi Anatolia Jepang didirikan sebagai institusi terafiliasi di provinsi tengah Kirsehir. Pekerjaan institut didasarkan pada landasan penelitian arkeologi akademis dan kerjasama lokal dan internasional.
Putri Akiko berada di Turki hingga 14 September.