22 September 2017•Update: 22 September 2017
Gulsen Topcu
DOHA
Qatar mendesak Suriah untuk melakukan perundingan serius guna menyelesaikan krisis di kawasan itu.
Menteri Luar Negeri Qatar Muhammad bin Abdurrahman Al Thani mengatakan dalam pidatonya pada pertemuan Majelis Umum PBB ke-72 di New York mengatakan Suriah dan kelompok Daesh terus melanggar HAM.
Al Thani mengatakan pelanggaran terhadap undang-undang hak asasi manusia internasional harus dihentikan dan mendesak rezim Assad untuk tidak menganggap remeh nyawa rakyatnya.
“Kami mengajak bernegosiasi untuk menyelesaikan krisis ini,” kata Al Thani.
Al Thani menyatakan bahwa laporan akhir dari komisi penyelidikan internasional mengenai masalah Suriah membuktikan bahwa Assad bertanggung jawab atas penyerangan yang dilakukan rezim dengan senjata kimia di daerah Khan Sheikhun, kota Idlib, pada bulan April lalu.
Dia mengimbau masyarakat internasional agar menerapkan keadilan untuk rakyat Suriah, meminta pertanggungjawaban dan penindaklanjutan terhadap pelaku kejahatan di Suriah.
Al Thani menambahkan bahwa bantuan kemanusiaan Qatar ke Suriah sejak awal krisis tidak pernah berhenti, serta berterima kasih kepada negara-negara tetangga Suriah yang telah menerima para pengungsi.