Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 April 2020•Update: 30 April 2020
Said Ibicioglu, Serdar Bitmez, Gulsen Topcu
DOHA
Qatar mengirim bantuan medis ke Iran dan Aljazair pada Rabu pagi untuk mendukung perjuangan mereka melawan virus Covid-19.
Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani memerintahkan bantuan medis mendesak untuk dikirim ke Aljazair, lansir Qatar News Agency (QNA).
Qatar juga mengirim bantuan ke Iran untuk keempat kalinya dengan sekitar 16 ton peralatan medis.
Negara itu juga telah mengirim bantuan virus ke Palestina, Italia, Libanon, Gaza, Tunisia, Nepal dan Rwanda.
Sementara itu, lima rumah sakit dan empat pusat kesehatan di Qatar ditunjuk untuk merawat pasien Covid-19 bersama dengan pusat isolasi medis dengan kapasitas 12.500 tempat tidur.
"Semua pusat tes pasien yang diduga tertular virus dan mereka yang perlu dikarantina dikirim ke pusat isolasi medis," kata pejabat Kementerian Kesehatan Sheikh Mohammed bin Hamad al-Thani kepada QNA.
Dia menambahkan bahwa 10 persen dari pasien tidak menunjukkan gejala klinis dan mengambil tindakan pencegahan sangat penting.
Qatar sejauh ini telah melaporkan hampir 12.000 kasus infeksi, sementara jumlah kematian mencapai 10 orang.
Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 3,1 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian melebihi 217.000 dan lebih dari 934.000 dinyatakan sembuh.