Ilker Girit
10 Oktober 2017•Update: 10 Oktober 2017
Ilker Girit
ISTANBUL
Ahli ekonomi Amerika Serikat Richard Thaler, 72 tahun, dinobatkan sebagai pemenang Nobel Ekonomi 2017 oleh Royal Swedish Academy of Sciences "atas kontribusinya terhadap ekonomi perilaku", Senin.
Profesor dari Universitas Chicago tersebut telah melakukan riset mengenai bagaimana aspek psikologi memengaruhi pengambilan keputusan.
Temuan dan pemikiran teoretis Thaler telah berperan dalam menciptakan bidang ekonomi perilaku yang baru dan berkembang pesat, yang berdampak besar pada banyak bidang penelitian dan kebijakan ekonomi.
Thaler dan Cass Sunstein, mantan pejabat administrasi Obama, menulis buku Nudge: Improving Decisions About Health, Wealth, and Happiness, yang mengemukakan bahwa perubahan kebijakan dapat membantu manusia menentukan keputusan yang lebih baik dalam hidupnya.
Komite Nobel menyebutkan bahwa Thaler memenangkan hadiah sebesar 9 juta krona (hampir USD 1,1 juta).
Akun Twitter Royal Swedish Academy of Sciences mengutip pernyataan Thaler: "Saya akan berusaha menggunakannya dengan sebijak mungkin!"
Nobel Ekonomi yang secara resmi dikenal sebagai Penghargaan Sveriges Riksbank dalam bidang Ekonomi untuk Mengenang Alfred Nobel didirikan pada 1968.
Tahun lalu, Oliver Hart dari Universitas Harvard dan Bengt Holmstrom dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dianugerahi Nobel Ekonomi berkat pemikiran mereka mengenai teori kontrak.