Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Maret 2021•Update: 04 Maret 2021
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Prototipe roket Starship nomor seri 10 (SN10) milik SpaceX meledak delapan menit setelah berhasil mendarat di landasan peluncuran di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, Rabu.
Prototipe roket terbang lebih dari 10 kilometer di atas Texas dan mendarat lebih dari enam menit setelah peluncuran.
Ini adalah ketiga kalinya SpaceX menguji coba penerbangan semacam itu.
Pendahulunya, SN8 dan SN9 yang terbang pada 9 Desember 2020 dan 2 Februari 2021 juga meledak setelah mendarat.
"Ketiga kalinya adalah pesona, seperti kata pepatah. Pendaratan halus yang indah di landasan pendaratan," kata John Insprucker, insinyur integrasi utama SpaceX, selama siaran langsung.
Kebocoran bahan bakar diduga menjadi alasan roket SN10 hancur berkeping-keping.
Pesawat ruang angkasa SpaceX dibuat untuk bertindak sebagai sistem transportasi yang dapat digunakan kembali, yang dirancang untuk membawa awak dan kargo ke orbit Bumi, Bulan, Mars dan sekitarnya.