Jeyhun Aliyev
18 Juli 2022•Update: 19 Juli 2022
ANKARA
Kremlin pada Senin mengatakan tidak ada kerangka waktu yang jelas mengenai "operasi khusus" di Ukraina.
"Operasi khusus" di Ukraina akan berakhir ketika semua tujuannya tercapai, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam sebuah wawancara dengan media Iran.
Peskov juga mengklaim bahwa tentara Rusia bertindak "sangat hati-hati dan menggunakan senjata presisi tinggi" di Ukraina, serta menghindari serangan terhadap infrastruktur sipil.
Berbicara tentang sanksi terhadap Rusia dan Iran, Peskov mengatakan ini adalah "harga yang harus dibayar Rusia dan Iran untuk kemerdekaan dan kedaulatan mereka."
"Apa yang tidak membunuhmu, membuatmu lebih kuat," tambahnya.
Uni Eropa telah menjatuhkan enam sanksi terhadap Rusia sejak awal perang terhadap Ukraina pada 24 Februari.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa Eropa paling terpengaruh dengan sanksi anti-Rusia.
Pada 7 Juli, Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia bahkan belum memulai apa pun dengan sungguh-sungguh yang mengisyaratkan serangan kecepatan penuh di masa depan.