Muhammad Abdullah Azzam
09 Februari 2018•Update: 10 Februari 2018
Betul Yuruk
PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA
Perwakilan tetap Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Vassily Nebenzia pada Kamis mengatakan bahwa kedatangan Rusia ke Suriah atas undangan pemerintah Suriah yang sah untuk "memerangi teroris”.
Selain itu Nebenzia menuduh Amerika Serikat (AS) yang "tak pernah diundang" ke Suriah dengan tuduhan "agresif".
Nebenzia memberikan pernyataan kepada para wartawan sebelum menghadiri pertemuan tertutup pada Dewan Keamanan PBB untuk membahas krisis kemanusiaan di Ghouta Timur dan Idlib.
Nebenzia mengungkapkan bahwa situasi kemanusiaan di Suriah terkini sama buruknya seperti sebulan yang lalu.
Setelah menuai keberhasilan pada Kongres Dialog Nasional Suriah di Sochi, sebut Nebenzia, reputasi Rusia yang berusaha untuk memediasi pembentukan konsensus politik di Suriah kini dinodai oleh AS.
Nebenzia mengatakan bahwa AS secara tiba-tiba membawa isu serangan senjata kimia atau krisis kemanusiaan ke dalam agenda untuk mengalihkan topik konsensus politik yang telah mencapai kemajuan.
Nebenzia melanjutkan, Rusia datang ke Suriah atas undangan pemerintah yang sah untuk membantu mengalahkan teroris di negara tersebut.
“Rusia telah melakukan ini sejak 2015, namun AS sama sekali tak diundang ke Suriah. Sekarang kalian katakan, siapakah yang agresif di sini?” ujar Nebenzia.