Dandy Koswaraputra
08 September 2018•Update: 09 September 2018
Safiye Karabacak
BASRA
Setidaknya satu orang tewas dan 10 lainnya terluka Jumat ketika demonstran di kota Irak selatan Basra berusaha masuk ke gedung kantor kelompok yang terkait dengan Hashd al-Shaabi.
Hani Abdul Hussein, seorang saksi mata, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa para demonstran berusaha memasuki gedung Asaib Ahl al-Haq - sebuah faksi militan dari Hashd al-Shaabi, pasukan tempur Syiah.
Abdul Hussein mengatakan anggota Asaib Ahl al-Haq menembaki para demonstran.
Sementara itu, Hashd al-Shaabi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok bertopeng menyerang bangunan dan membakarnya.
Sebelumnya, Jumat, media lokal Irak mengumumkan bahwa Teheran telah menutup perbatasan Shalamcheh di Basra setelah massa yang marah membakar konsulat Iran.
Namun, komite Irak untuk penyeberangan perbatasan membantahnya dalam pernyataan dan mengatakan penyeberangan itu beroperasi seperti biasa.
Sejak 9 Juli, provinsi-provinsi pusat dan selatan mayoritas Syiah Irak - terutama Basra - telah diguncang oleh protes untuk menuntut layanan publik yang lebih baik, lebih banyak kesempatan kerja dan diakhirinya korupsi pemerintah.