Tarek Chouiref
10 Juni 2026•Update: 10 Juni 2026
Serangan Amerika Serikat menghantam sejumlah wilayah di Iran selatan pada Rabu dini hari (10/6), dengan ledakan dan hantaman proyektil dilaporkan terjadi di beberapa area di Provinsi Hormozgan, menurut media Iran.
Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa wilayah Sirik, Pulau Qeshm, dan Minab menjadi sasaran serangan yang dilakukan pesawat tempur AS.
Media tersebut menyebut sedikitnya enam ledakan terdengar di wilayah yang menjadi target serangan, sementara televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa sebuah proyektil menghantam Kota Sirik.
Media pemerintah Iran kemudian juga mengonfirmasi bahwa beberapa proyektil menghantam Pulau Qeshm, meski sifat dan dampak pasti dari serangan tersebut masih belum jelas.
Televisi pemerintah Iran juga melaporkan bahwa sistem pertahanan udara di Bandar Abbas, Qeshm, dan Sirik telah diaktifkan.
Kantor berita Mehr secara terpisah melaporkan adanya empat ledakan di Pelabuhan Jask serta satu ledakan lainnya di pinggiran Kota Bandar Abbas, Iran selatan.
Perkembangan tersebut terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS mulai melancarkan serangan yang disebut sebagai tindakan "membela diri" terhadap Iran.
CENTCOM menyatakan operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas jatuhnya helikopter Apache milik Angkatan Darat AS dalam insiden sebelumnya.